Anda ingin sukses? Siapa yang tidak mau. Semua orang memimpikannya. Apalagi sukses dunia akhirat. Sukses sering dihubungkan dengan profesi seseorang. Padahal banyak hal yang mempengaruhi kesuksesan seperti membayangkan kita mendaki puncak gunung. Sebab kehidupan ini pada hakekatnya seperti melangkahkan kaki mendaki gunung.
Dalam suatu pendakian, awalnya kita membutuhkan 2 kaki untuk berdiri dan berjalan mendaki. Kaki pertama adalah kreativitas. Artinya kita harus mempunyai kebiasaan menciptakan ide – ide dan produk – produk baru yang mempunyai nilai budaya. Kaki kedua adalah problem solving. Artinya kita harus mampu menyelesaikan masalah yang setiap hari menghampiri kita. Makin banyak masalah yang mampu kita selesaikan, maka kaki kita akan bertambah kuat untuk melangkah.
Mulailah pendakian dari lereng gunung menuju puncak. Ternyata mendaki bukan seperti melewati jalan tol yang lurus dan lenggang. Namun, mendaki itu harus menempuh jalan setapak berkelok, dan gelap jika malam hari. Kita butuh rambu dan penerang. Rambu dan penerang itu adalah pemahaman agama dan akhlak kita yang mulia. Tanpa memahami agama dan akhlak mulia, maka kita akan mudah diombang-ambingkan oleh dunia dan tidak mempunyai arah. Akhirnya kita akan masuk jurang
Separuh perjalanan dalam pendakian, ternyata kita harus memanjat tebing 90 derajat. Kita harus menyeberangi sungai yang banyak buaya. Kita harus mempunyai alat untuk melewatinya. Kita harus punya tambang untuk memanjat tebing. Kita juga harus mempunyai rakit dan senapan untuk melewati sungai yang deras dan mengusir buaya. Alat-alat itu adalah keterampilan hidup. Artinya kita harus menguasai bahasa asing sebagai jendela dunia, lalu kita juga harus menguasai informasi dan teknologi, agar kita mempunyai nilai tambah yang cukup handal.
Setelah pendakian sudah di puncak, maka kibarkanlah bendera profesi. Jadilah pengacara, dokter, ahli ekonomi, atau ribuan profesi yang lain. Namun apapun profesi anda, jadilah seorang professional yang kreatif, mampu menyelesaikan masalah, mempunyai akhlak yang baik, selalu mengingat ALLAH, dan punya keterampilan hidup menghadapi kompetisi yang sangat ketat pada masa sekarang ini.
Semoga anda bisa menjadi orang-orang yang sukses.
